2 Weeks, 8 Hours ago

Pesona Kedung Cinet, Miniatur Grand Canyon di Jombang

Kedung Cinet
Sumber: Instagram @ahmed25_al.ali

Siapa tak kenal dengan keindahan Grand Canyon? Pemandangan ngarai curam yang terukir meliuk-liuk membingkai Sungai Colorado itu sangat memukau dan sering dijadikan latar lokasi syuting berbagai film Hollywood.

Banyak traveler memiliki impian untuk mengunjungi Grand Canyon di Amerika Serikat. Namun Sobat Akato sebenarnya tak perlu jauh-jauh kok untuk menikmati pemandangan yang menyerupai situs cagar alam di Arizona itu.

Di Kabupaten Jombang, Jawa Timur tersembunyi destinasi wisata ngarai alam yang tak kalah indah dari Grand Canyon. Namanya adalah Kedung Cinet, yang berlokasi di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan.

Wisata alam yang kerap dijuluki ‘Miniatur Grand Canyon’ ini letaknya cukup terselubung di tengah-tengah hutan belantara nan lebat. Untuk menjangkaunya, dibutuhkan penyusuran dengan jarak tempuh sekitar 10 km dari Jembatan Brantas Ploso.

Kedung Cinet
Sumber: Instagram @m.arifin2007

Sebelum mencapai area hutan, kalau berangkat dari Jombang, maka ambillah arah ke Ploso. Sampai di jembatan sungai Brantas, ambil arah ke Plandaan/Nganjuk/Kertosono.

Sepanjang menyusuri jalan menuju titik lokasi, mata akan dimanjakan oleh pemandangan cantik berupa hutan jati, sawah serta kebun penduduk yang tertata rapi dengan latar belakang pegunungan.

Sebelum tiba di Kedung Cinet, traveler akan merasakan uji nyali sejenak dengan menyeberangi sebuah jembatan bercat kuning. Jembatan ini dikenal dengan nama Jembatan Goyang. Sesuai namanya, jembatan ini akan bergoyang-goyang cukup kencang saat kaki menapak dan diterpa hembusan angin.

Kedung Cinet
Sumber: Instagram @anugrah_c219



Perjalanan menyusuri medan yang cukup berat bakal langsung terbayar saat tiba di Kedung Cinet. Traveler akan disambut dengan pemandangan jalur aliran sungai tenang. Makin menambah keindahan, air yang mengalir di Kedung Cinet ini punya warna kehijauan yang dikelilingi tebing-tebing. Liukan pada tebing tercipta karena proses alami.

Saat memandangnya, maka traveler seketika diingatkan oleh gambaran Grand Canyon, namun yang ini skalanya lebih kecil. Tentu saja berfoto adalah kegiatan wajib untuk mengabadikan keindahan alam di Kedung Cinet.

Selain itu para fotografer juga banyak mengabadikan keindahan Kedung Cinet dengan lensa kamera. Memang benar, keindahan yang ditawarkan bikin traveler betah berlama-lama. Kelokan bebatuan, rerimbunan pohon, serta jernihnya air turut menyumbang keindahan dari Kedung Cinet ini. Cocok sekali dikunjungi untuk melepas penatnya isi kepala.

Kedung Cinet
Sumber: Instagram @robbiepoerwanto

Lantaran sudah sejak dahulu ada, Kedung Cinet ini juga diselimuti dengan mitos. Konon, destinasi wisata ini merupakan sungai yang dulunya dijadikan pemandian para prajurit di zaman kerajaan Majapahit. Bersama dengan dayang-dayang, prajurit istana Majapahit mandi di sini.

Meski sudah mulai banyak dikenal traveler, namun promosi tentang ngarai nan memukau itu masih terbilang jarang. Belum lagi, sarana dan prasarana pendukung wisata di tempat ini masih kurang. Mulai dari penunjuk arah, lahan parkir, hingga infrastruktur jalan.

Namun, disisi lain, karena belum terlalu banyak diekspose, maka keindahan alami Kedung Cinet ini masih sangat terawat. Tempatnya sangat bersih dan tentu saja bebas dari sampah. Semua pengunjung turut bertanggung jawab menjaga kealamiannya dengan tidak iseng mencorat-coret tebing.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berwisata ke Kedung Cinet. Waktu terbaik untuk bekunjung adalah saat musim kemarau, karena jalannya akan lebih mudah. Persiapkan juga kondisi fisik agar tidak kelelahan saat menempuh perjalanan. Bawalah peta cadangan, jangan malu bertanya pada penduduk sekitar jika dirasa tersesat.

Wisata ala Grand Canyon di Jombang ini masih belum dikelola oleh pemerintah setempat maupun pihak perhutani. Kabar baiknya, tiket masuk di wisata satu ini masih gratis (informasi bisa berubah sewaktu-waktu). Mungkin juga nggak akan biaya parkir mengingat letak Kedung Cinet di tengah hutan.

Traveler pun harus memarkirkan motor di pinggir jalan. Jadi, sebaiknya bawa kunci ganda saja agar kendaraan roda dua tetap aman.

Tags:


Featured Video

Newsletter Sign Up

Daftarkan emailmu sekarang dan dapatkan newsletter berisi informasi menarik seputar destinasi wisata dan kuliner!